 Beberapa hari lalu obrolan tengah malam saya dengan suami berkisar ditopik diatas. Akhir2 ini sering sekali baca tulisan orang dengan topik apapun pasti dihubungkan dengan ayat2 kitab suci. Saya ga menolak itu. Gapapa jg sih sebenarnya. Malah bagus mungkin. Tapi seringkali buat saya penghubungan itu terkesan dipaksakan dan kurang pas. Dan entah kenapa bikin saya sebagai pembaca seringkali ga nyaman. Suami saya berteori mungkin orang2 ingin mengamalkan hadis yang mengatakan "sampaikanlah walaupun cuma satu ayat".
Saya tidak ada masalah dengan dakwah selagi caranya baik. Tetapi menurut saya kita juga harus melihat filosofi dibalik hadis tersebut. Berdakwah atau menyampaikan ayat alquran tidak melulu harus dengan menyambung2kan semua tulisan kita dengan ayat alquran.
Ayat di alquran ada ribuan. Tentunya ada ribuan pesan baik yang ingin disampaikan. Kalau kita ingin menyambungkan semua hal dalam hidup ini dengan apa yang tertulis ya tentu bisa2 saja dan sah2 saja. Tetapi tentu penting jg menyampaikan pesan tersebut dengan cara yang bijak dan enak.
Buat saya, jika kita selalu berbuat kebaikan dalam keseharian hidup kita dan berusaha mengisi waktu kita dengan hal yg bermanfaat entah itu menjaga kebersihan, menjaga pola hidup sehat, membantu orang, mengasihi orang lain atau kerja keras dalam hidup, saya pikir itu sudah bagian dari mengamalkan "sampaikanlah walaupun cuma satu ayat". Dan mungkin malah cara menyampaikan ayat dengan metode seperti ini lebih efektif ketimbang nyambung2in ayat ke semua topik tulisan.
Kalo anda ga setuju, ingat....ini blog saya =P Labels: what I had in my mind... |
Kalo anda ga setuju, ingat....ini blog saya =P
hehehe...pernah baca juga (di mana ya,lupa...) kurang lebih begini : kalau anda gak suka dengan tulisan saya, anda tau fungsi tanda silang di pojok kanan atas :D
tulisan yang bagus, anyway...
memang setiap orang punya caranya sendiri dalam berdakwah. ngomong doang atau nulis/copas doang juga gak bakalan ngaruh kalau gak diamalkan. seperti kata salah seorang dai kondang (gak nyebut merk ya)...dimulai dari diri sendiri, dimulai dari hal yang kecil, dan dimulai dari sekarang. sedikit tapi kontinyu lebih bagus daripada banyak tapi tak tentu. bagus lagi kalau banyak dan kontinyu, hehehe....
*baca tuh dian...baca...lakukan, jangan cuma sampai di tulisan!!! :P*